Pelajaran 2 MENDENGARKAN

Bacalah kutipan berikut dengan saksama

SURVEI “KOMPAS”

MENDING KE MAL

Di akhir pekan, orang Jakarta paling senang menghabiskan waktu di dalam rumah. Jika pergi ke luar rumah, mal dan pusat perbelanjaan ternyata lebih menarik untuk dikunjungi daripada sanak kerabat.

Kesimpulan tersebut terangkum dari hasil survei yang dilakukan Kompas terhadao warga Jakarta. Meski bukan gambaran umum keseluruhan warga Jakarta, setidaknya hasil ini mengungkapkan aktivitas kekerabatan yang tampak kalah penting dibandingkan aktivitas jalan-jalan ke mal atau sekadar berdiam di rumah. Bahkan, sekitar satu dari tiga (36,0 persen) responden mengakui, di keluarganya jarang atau malah tidak pernah diadakan kumpul kerabat.

Bagi keluarga kota besar, seperti Jakarta, yang cenderung menyendiri, keluarga besar dan kerabat mungkin hanya mereka butuhkan dalam situasi butuh pertolongan. Mayoritas (64,0 persen) responden survei ini mengandalkan keluarga inti mereka (orangtua, anak, dan kakak-adik) jika tengah dalam situasi darurat. Sementara sekitar satu dari lima (18,7 persen) responden memilih mengandalkan kerabat mereka. Jika dilihat dari kelompok umur, responden dari kelompok umur yang lebih muda (17-29 tahun) cenderung menghubungi orang tua. Sementera responden yang berusia di atas 50 tahun cenderung menghubungi anak mereka.

Pertolongan kerabat dalam situasi darurat lebih diandalkan oleh responden dari kelompoh usia menengah, 30-49 tahun. Pada kelompok ini, usia anak mereka tentu belum dewasa untuk bisa diandalkan. Sementara orangtua mereka tentu sudah memasuki usia lanjut sehingga malah menyulitkan jika diharapkan pertolongan darurat. Maka, pasangan dan kerabat adalah orang-orang yang paling mereka andalkan.

Dari semua pola kekerabatan, hubungan dengan orangtua, terutama jika tidak serumah dengan orangtuanya, adalah  yang paling mencerminkan seberapa kuat nilai kekerabatan itu terjaga. Dalam survei ini, sebagian (36,9 persen) responden Jakarta mengakui jarang atau bahkan tidak pernah mengunjungi orangtuanya. Kesibukan kota besar, seperti Jakarta, sering kali menjadi penyebab mengikisnya hubungan orangtua-anak. Karena selain alasan jarak, kesibukan adalah alasan paling banyak menjadi dalih responden.

Pilihan untuk tinggal di rumah dan tidak ke mana-mana pada akhir pekan bisa jadi merupakan kebutuhan penduduk kota besar untuk beristirahat setelah sepekan didera kesibukan. Tetapi, ini juga bisa berarti sebagai pilihan untuk menarik diri dan masuk dalam kesepian dari berbagai hubungan sosial luar rumah seperti kekerabatan.

Robert Weiss (1973) membedakan dua tipe kesepian karena hilangnya hubungan sosial yang dialami seseorang. Pertama, adalah kesepian emosional, disebabkan hilangnya kasih sayang yang dekat seperti yang diberikan orangtua atau pasangan. Kedua, adalah kesepian sosial, disebabkan hilangnya rasa terintegrasi secara sosial. Lewat hubungan dengan sebuah kekompok atau komunitas, kebutuhan akan rasa terintegrasi sosial ini bisa dipenuhi.

Bisa terjadi seorang mengalami satu tipe kesepian tanpa mengalami yang lain. Sebuah keluarga muda di Jakarta mungkin tidak merasakan kesepian emosional karena mereka masih merasa saling memiliki. Tetapi mungkin mereka mengalami kesepian sosial karena miskinnya aktivitas sebagai bagian dari sebuah komunitas yang lebih besar.

Sejauh-jauhnya manusia urban jadi kesepian dan terasing entah karena keadaan atau karena pilihan, tak pelak, kerabat, terutama orangtua; akan jadi tempat ke mana mereka akan ”pulang”. Hasil survei ini sendiri juga menunjukkan, jika ada acara kumpul kerabat, seperti kumpul keluarga besar, sebagian besar responden (68,7 persen) mengaku masih menyempatkan diri untuk datang. Hanya saja, kegiatan bersama kerabat ini buat sebagian besar orang bukan menjadi prioritas waktu luang mereka.

 

01. Mendalami Bacaan

Setelah Anda baca dengan cermat kutipan tersebut, jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini

  1. Apakah yang Anda pahami tentang survei? Jelaskan!
  2. Deskripsikan hasil Survei Kompas berkait dengan pertanyaan pertama, ”Pada akhir pekan, ke mana biasanya Anda bepergian ke luar rumah?
  3. Deskripsikan hasil Survei Kompas berkait dengan pertanyaan kedua, ”Apakah Anda datang setiap ada acara kumpul keluarga besar?
  4. Berapa persen jumlah responden yang jarang atau tidak pernah mengunjungi orang tua? Apakah alasan mereka?
  5. Metode survei  apakah yang digunakan Kompas dalam menjaring data?
  6. Tulislah lima pernyataan yang mengungkap kesimpulan yang terdapat dalam teks tersebut!
  7. Tulislah lima  pernyataan yang mengungkap alasan yang terdapat dalam teks tersebut!
  8. Tulislah lima  pernyataan yang menunjuk fakta yang terdapat dalam teks tersebut!
  9. Bagaimanakah tanggapan Anda terhadap hasil survei tersebut?

02. Kosakata

Dalam bacaan tersebut kita temukan beberapa kata dan kelompok kata yang perlu dijelaskan maknanya. Untuk itu carilah padanan kata-kata berikut dengan menggunakan kamus dan             gunakan dalam kalimat!

  1. survei               : ………………………………..      ……………………………………………….
  2. mending                      : ………………………………..      ……………………………………………….
  3. akhir pekan      : ………………………………..      ……………………………………………….
  4. keluar rumah   : ………………………………..      ……………………………………………….
  5. mal                  : ………………………………..      ……………………………………………….
  6. kerabat                        : ………………………………..      ……………………………………………….
  7. sanak kerabat  : ………………………………..      ……………………………………………….
  8. aktif                 : ………………………………..      ……………………………………………….
  9. aktivitas                       : ………………………………..      ……………………………………………….
  10. keluarga besar : ………………………………..      ……………………………………………….
  11. keluarga inti    : ………………………………..      ……………………………………………….
  12. situasi darurat  : ………………………………..      ……………………………………………….
  13. responden        : ………………………………..      ……………………………………………….
  14. kelompok umur           : ………………………………..      ……………………………………………….
  15. usia dini                       : ………………………………..      ……………………………………………….
  16. usia lanjut        : ………………………………..      ……………………………………………….
  17. terkikis                        : ………………………………..      ……………………………………………..
  18. sepekan                       : ………………………………..      ……………………………………………….
  19. dasawarsa                   : ………………………………..      ……………………………………………….
  20. dekade                        : ………………………………..      ……………………………………………….
  21. hubungan soaial          : ………………………………..      ……………………………………………….
  22. emosi               : ………………………………..      ……………………………………………….
  23. emosional        : ………………………………..      ……………………………………………….
  24. komunitas        : ………………………………..      ………………………………………..
  25. tipe                  : ………………………………..      ……………………………………………….

About rafikar

be creative and sholeh
This entry was posted in Bahasa Indonesia. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s